UPACARA LABUHAN MERAPI


Sebelum acara labuhan dimulai di rumah juru kunci diadakan selamatan/kenduri. Sebagian dari makanan untuk selamatan itu kemudian dibawa bersama-sama dengan benda-benda labuhan ke tempat labuhan dengan berjalan kaki. Di tempat labuhan diadakan selamatan sekali lagi. Ujud tempat labuhan letaknya di kendhit (lereng tengah) hunung merapi bagian selatan. Benda-benda labuhan diletakkan di dalam peti, juru kunci lebih dahulu mengambil peti lama (dalam labuhan tahun sebelumnya) yang sudah kosong dan kemudian diganti dengan yang baru berisi benda-benda labuhan tahun ini. Labuhan di Gunung Merapi ditujukan kepada : a. Empu Romo b. Empu Ramadi c. Gusti Panembahan Prabu jagad (Sapu Jagad) d. Krincing Wesi e. Branjang Kawat f. Sapu angin g. Mbok Ageng Lambang Sari h. Mbok Nyai Gadhung Mlalti i. Kyai Megantoro Benda-Benda Yang Dilabuh : a. Sinjang Limar 1 lembar b. Sinjang Camgkring 1 lembar c. Sumekan Bangun Tulak 1 lembar d. Sumekan Gadhung 1 lembar e. Destar (kain penutup kepala) 1 lembar f. Peningset (ikat pinggang)udaraga 1 lembar g. Peningset jingga 1 lembar h. Kambil watangan 1 lembar i. Kampuh poleng 1 lembar j. Ses (rokok) wangen 1 contong k. Sela (kemenyan) ratus dan konyoh 1 kanthong l. Yatra (uang) tindih Rp. 8,33 1 amplop m. Pelana kuda (khusus untuk tahun dal) 1 buah Setelah pembacaan doa oleh juru kunci maka selesailah upacara labuhan itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s