Belajar Nulis Aksara Jawa


Belajar nulis aksara jawa tidak serumit yang kita bayangkan. Belajar nulis aksara Jawa bisa diawali dari mengenal aksara nglegena/ carakan  swara dan sandhangan dulu, kemudian tahap selanjutnya mengenal aksara rekan, penulisan dwilingga salin swara dll. Untuk mempermudah bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

Aksara yang terdapat pada gambar kiri tersebut disebut dengan aksara nglegena sedangkan yang terdapat di sebelah kanan disebut dengan aksara swara. Bagaimana cara menulisnya?

Mudah Sekali!!! contoh sederhana:

Budaya Seni Jawa maka dalam penulisanya terdiri dari: Aksara Ba(diberi suku)daya sa(pepet) na(diberi wulu) jawa.

Huruf “e” pada aksara jawa memiliki beberapa vonem dan pelafalan yang berbeda, contohnya: huruf e: lemes dan lele. meskipun sama sama huruf “e” tetapi pelafalanya berbeda begitu pula penulisanya seperti yang titunjukkan dengan sa(pepet) maka huruf e berbunyi seperti pada kata “lemes’.tanda suku tanda vokal “u” sedangkan wulu sebagai tanda vokal “i”. Mudah Bukan? ;D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s