Kendang


Kendhang asimetris bersisi dua dengan sisi kulitnya ditegangkan dengan tali dan kulit atau rotan ditata dalam bentuk ‘Y.’ Kendhang diletakkan dalam posisi horisontal pada gawangannya (plangkan), dimainkan dengan jari dan telapak tangan.
Kendhang benfungsi menentukan irama dan tempo (menjaga keajegan tempo, menuntun peralihan ke tempo yang cepat atau lambat, dan menghentikan tabuhan gendhing (suwuk)).
Di samping menetapkan irama dan tempo, untuk gamelan iringan tari-tarian dan pertunjukan wayang kendhang juga menginingi gerakan penari atau wayang.
Fungsi-fungsi ini menjadikan kendhang berperan penting dalam ansambel sebagai salah satu dari instrumen-instrumen pemuka dalam ansambel.
Berdasarkan atas ukuran dan fungsinya, terdapat empat macam kendhang:
– kendhang ageng,
– kendhang wayangan,
– kendhang ciblon, dan
– kendhang ketipung.

KENDHANG AGENG
Kendhang yang paling besar, dimainkan untuk gendhing atau seksi dari gendhing yang berwatak tenang dan wibawa (regu). Dalam teknik kendhang kalih, kendhang ageng dimainkan dalam kombinasinya dengan kendhang ketipung.
KENDHANG WAYANGAN
Kendhang berukuran kecil untuk mengiringi tari-tarian. Kendhang ini juga dimainkan dalam klenengan, memainkan pola-pola ritme yang berasosiasi dengan gerakan gerakan tari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s